Jumat, 07 April 2017

Dampak Negatif Sinar Ultraviolet

Sinar UV dari Matahari 
Pengertian Sinar Ultraviolet (UV)
Sinar Ultraviolet (UV) atau disebut juga sinar ultraungu adalah sinar yang dihasilkan dari radiasi matahari yang berada di daerah rentang panjang gelombang elektromagnetik 200 nm sampai 400 nm.  
Jenis-jenis Sinar Ultraviolet (UV)
Secara umum, sinar UV (ultraviolet)  dibagai dalam tiga golongan yaitu UV-A, UV-B, dan UV-C. Penggolongan ini didasarkan pada panjang gelombangnya, yaitu UV-A  pada panjang gelombang 320-400 nm, UV-B  pada daerah panjang gelombang 290-320 nm, dan UV-C pada daerah panjang gelombang 200-290 nm. Jika merujuk pada hukum E=h  , semakin besar nilai panjang gelombang maka energinya semakin kecil. Berdasarkan hal tersebut, dapat diketahui bahwa energi UV-C lebih besar dari UV-B dan keduanya memiliki energi yang lebih besar dari UV-A.

Dampak Negatif Sinar Ultraviolet (UV)
Dampak Sinar Ultraviolet. Sinar ultraviolet kehadirannya di bumi tidak hanya memeberikan manfaat bagi manusia melainkan juga berpotensi menjadi bahaya bagi manusia. Radiasi sinar ultraviolet memberikan dampak buruk bagi manusia dan yang paling banyak dibahas dan dikhawatirkan adalah dampaknya terhadap kulit. Berikut ini dampak buruk Sinar Ultraviolet (UV) dari setiap jenis sinar UV-A, UV-B, dan UV-C.

Bahaya UV-A
UV-A merupakan jenis ultraviolet dengan daerah panjang gelombang paling besar, yaitu 320-400 nm. Golongan sinar ini sampai di bumi dan memiliki energi yang cukup rendah dibandingkan UV-B dan UV-C, namun intensitasnya paling banyak di bumi.  Menurut perwitasari dalam Rosita dkk. (2010) Radiasi UV-A dapat menyebabkan warna coklat (pigmentasi) pada kulit tanpa menimbulkan kemerahan sebelumnya.

Dampak UV-B
UV-B adalah golongan sinar UV yang berada pada daerah panjang gelombang 320-290 nm. Golongan sinar uv ini memiliki energi yang lebih besar dari UV-A namun masih lebih kecil dari UV-C. Sebagian sinar ini diserap oleh atmosfer namun masih ada yang lolos sampai di bumi. Dampak yang ditimbulkan dari radiasi UV-B yaitu dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn) dan merangsang pembentukan melanin (perwitasari  dalam Rosita dkk. 2010).

Dampak UV-C
UV-C adalah golongan sinar ultraviolet yang berada pada daerah panjang gelombang paling kecil, yaitu 200-290nm. Panjang gelombang yang lebih kecil dari jenis UV lainnya mengakibatkan UV-C memiliki energi yang paling besar.  Radiasi sinar UV-C ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan kanker kulit. Pada dasarnya sinar UV-C ini diserap oleh atmosfer sehingga tidak sampai di bumi. Namun, beberapa sumber mengatakan karena terjadi kerusakan lingkungan disinyalir sinar UV-C ini sampai di bumi.

Referensi
Rosita,Noorma, Tutiek Purwanti, Agustin, 2016, Stabilitas Fisik Dan Efektivitas Sediaan Tabir Surya Kombinasi Oksibenson Dan Oktil Metoksisinamat Dengan Penambahan Asam Glikolat, Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. Vii, No. 2, Agustus 2010, 16-26, ISSN : 1693-9883
Load disqus comments

0 komentar